Hari pertama masuk  tahun pelajaran baru 2017/2018  Senin, 17/07/ 2017 di mulai dengan apel bersama yang dilaksanakan di halaman Madrasah Itidaiyah Negeri Buru di Waekasar  diikuiti oleh para dewan guru,  pegawai  tata usaha dan 30 orang peserta didik baru.

“Keprofesionalan sebagai tenaga pendidik mengayomi melatih, mendidik, mengajar, mengevaluasi, menilai, dan mengalisis peserta didik dengan hati justru itu hati-hatilah dgn hati supaya melahirkan generasi mempunyai daya saing hebat dan berhati yg hebat pula. Meningkat daya saing pada diri sendiri maupun pada peserta didik dgn berpedoman pada lima budaya kerja”. Ujar Zainudin Soamole Kepala madrasah ibtidaiyah negeri Buru dalam arahannya selaku Pembina apel.

Ia juga meminta kepada para guru Sekaligus sebagai ASN sudah seharusnya lebih meningkatkan lagi pelayanan prima, baik itu pada masyarakat  terutama kepada para peserta didik dengan berpedoman Madrasah Ramah Anak sebagai Madrasah yg menyenangkan, menggembirakan, tapi mencerdaskan.

“Guru adalah pilar utama bangsa, majunya satu Bangsa tergantung dari bagaimana penanaman pengetahuan, sikap (krakter) dan keterampilan kepada generasi atau anak didik kita sekarang yg sedang berproses melalui bimbingan Guru yg mendapat tugas dari Negara”. katanya

zainudin juga menyebutkan terlepas dari para guru, ada peran penting dari para orang tua wali murid untuk mendidik para siswa di rumah.” Kepada orang tua wali kelas I kami keluarga MIN BURU dan Institusi Kementrian Agama menyampaikan terima kasih yg tak terhingga Bapak/Ibu telah mempercayai MIN Buru sebagai titipan anak Bapak/ibu untuk dididik berarti Madrasah pilihanku, Madrasah Prestasiku, dan Madrasah Idolaku. MADRASAH LEBIH BAIK DAN LEBIH BAIK MADRASAH “.pungkasnya (Admin-Web Buru)

Advertisements